Etis Teologis Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen Bagi Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.52960/a.v2i1.92Kata Kunci:
etika kristen; guru pendidikan agama kristen; keteladanan, peserta didikAbstrak
Kemajuan teknologi di abad 21 disertai dengan meningkatnya kasus kekerasan pada anak. Perundungan dan kemerosotan moral terjadi di kalangan siswa. Guru pendidikan agama Kristen berperan sebagai model karakter yang dibutuhkan siswa agar dapat merubah perilaku peserta didik serta mencapai tujuan pendidikan agama Kristen yaitu mengenal Allah dan mengalami Allah. Kepribadian dan karakter dapat mempengaruhi perubahan perilaku pada siswa Keteladanan yang ditunjukkan guru setiap hari akan mempengaruhi perilaku siswa. Keteladanan guru PAK bermuara pada keteladanan yang ditunjukkan Yesus sang Guru Agung dalam Alkitab. Guru pendidikan agama Kristen yang telah mengalami kelahiran baru dan berjuang setiap saat melakukan kebenaran Firman Tuhan setiap hari melalui tuntunan Roh Kudus dapat memengaruhi perilaku peserta didik. Keteladanan guru ditunjukkan melalui pengetahuan dan pemahaman Akitab sebagai fondasi pengajaran. Keteladan guru pendidikan agama Kristen terlihat dari perkataan, karakter kasih serta tanggung jawa dalam melaksanakan tugas. Karakter dan cara pandang guru pendidikan agama Kristen lahir dari pertumbuhan kerohaniannya setiap hari juga melalui proses mengasosiasikan peristiwa yang dialaminya dan apa kata alkitab berkaitan dengan solusi masalah tersebut. Keteladanan berbicara lebih keras dibandingkan nasehat-nasehat yang disampaikan guru. Bagi guru pendidikan agama Kristen mengajar bukan mentransfer pengetahuan dari kepala ke kepala melainkan mentransfer pengetahuan dari hati ke hati kepada siswa.
Referensi
A Wahid. (2013). Guru Sebagai Figur Sentral dalam Pendidikan. Semanticschoolar. https://www.semanticscholar.org/paper/Guru-Sebagai-Figur-Sentral-dalam-Pendididkan-Wahid/5669356efaa5f0d40d52f6b1c97294cffccc4121
Arifianto, Y. A. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Pendidikan Etis-Teologi Mengatasi Dekadensi Moral di Tengah Era Disrupsi. Regulafidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 6(1), 45–59. http://christianeducation.id/e-journal/index.php/regulafidei/article/view/84
Arifianto, Y. A., & Santo, J. C. (2020). Iman Kristen dan Perundungan di Era Disrupsi. Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 149–163. https://doi.org/10.38189/jan.v1i2.73
Arradian, D. (2021). Hari Pendidikan Nasional, Kasus Perundungan Sekolah Berubah ke Cyberbullying. Sindonews.Com. https://tekno.sindonews.com/read/415810/207/hari-pendidikan-nasional-kasus-perundungan-sekolah-berubah-ke-cyberbullying-1619957144
Azizah, B. (2016). Degradasi Moral Bangsa Indonesia. Kompasiana.
Borualogo, I. S., Wahyudi, H., & Kusdiyati, S. (2020). Prediktor perundungan siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1), 35. https://doi.org/10.22219/jipt.v8i1.9841
Danardono, D. (2019). Pasca Kebenaran Dan Matinya Nalar. 2017, 1–6.
Debora, K., & Han, C. (2020). Pentingnya Peranan Guru Kristen dalam Membentuk Karakter Siswa Dalam Pendidikan Kristen: Sebuah Kajian Etika Kristen [The Significance of the Role of Christian Teachers in Building Students’ Character in Christian Education: A Study of Christian Ethics]. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 2(1), 1. https://doi.org/10.19166/dil.v2i1.2212
Gea, A. A. (2019). Apa Itu Karakter - Character Building. https://binus.ac.id/character-building/2019/07/apa-itu-karakter/
Hendricks, H. G. (2009). Mengajar Untuk Mengubah Hidup. Gloria Graffa.
Hidayat, R. H. (2021). Degradasi Moral Generasi Muda. Kompasiana.Com. https://www.kompasiana.com/rikihendrihidayat/5cdc4e9e95760e0df52cd3f4/degradas
Industri, R., Pasca, D. A. N., Eliasaputra, M. P., Novalina, M., & Siahaan, R. J. (2020). Tantangan Pendidikan Agama Kristen Di Era. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1, 1–22.
Ipiana, & Triposa, R. (2020). Kajian Teologis Terhadap Peran Guru Agama Kristen Sebagai Pembimbing dalam Pembentukan Karakter Siswa. 6(2), 62–63.
Ismail, A. (2003). Selamat Mengikut Dia. BPK Gunung Mulia.
Jahroh, W. S., & Sutarna, N. (2016). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Mengatasi Degradasi Moral. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan, 395–402.
Karakt, M., Bangsa, E. R., Pack, P. D. F., Karakt, P., Karakt, P., & Ahamad, P. (2018). PENDIDIKAN KARAKTER Imam Gunawan Imam Gunawan. Jurnal Pendidikan.
Kasih, A. P. (2021). 41 Persen Murid Indonesia Alami “Bully”, Siswa SMA Buat Aplikasi Atasi Trauma. Kompas.Com.
Kpai.go.id. (2020). Sejumlah Kasus Bullying Sudah Warnai Catatan Masalah Anak di Awal 2020, Begini Kata Komisioner KPAI. Kpai.Go.Id. https://www.kpai.go.id/publikasi/sejumlah-kasus-bullying-sudah-warnai-catatan-masalah-anak-di-awal-2020-begini-kata-komisioner-kpai
Krama, N. T., & Didik, P. (1985). Iris V Cully, Dinamika Pendidikan Kristen (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1985), 130.
Kurniawan, J. (2018). Kajian eksegetikal tentang kelahiran baru Menurut Yohanes 3:1-8. JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO, 1(1). https://doi.org/10.46929/graciadeo.v1i1.17
Lase, D., & Hulu, E. D. (2020). Dimensi Spritualitas dalam Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Kristen. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 13(1), 13–25. https://doi.org/10.36588/sundermann.v13i1.24
Nuhamara, D. (2018). Pengutamaan Dimensi Karakter Dalam Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Jaffray, 16(1), 93. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i1.278
Prasetyo, D., Marzuki, & Riyanti, D. (2019). Pentingnya Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru. 4(1), 19–32.
Prayitno, I. S. P., Katarina, K., & Sitorus, T. T. (2021). Implikasi religiusitas dalam Alkitab guna membangun kerukunan umat beragama sebagai tujuan misi Kristen di Indonesia. Integritas: Jurnal Teologi, 3(1), 285–294. https://doi.org/10.47628/ijt.v3i1.57
Purbowati, D. (2020). Memahami karakteristik siswa sebagai peserta didik saat belajar mengajar. Aku Pintar. https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/memahami-karakteristik-siswa-sebagai-peserta-didik-saat-belajar-mengajar
Sabdono, E. (2017). Kelahiran Baru. Rehobot Literature.
Sabdono, E. (2021). Etika Terapan. Rehobot Literature.
Setiawan, D. E. (2019). Kelahiran Baru Di Dalam Kristus Sebagai Titik Awal Pendidikan Karakter Unggul. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(2), 154. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i2.135
Sutisna, D., Indraswati, D., & Sobri, M. (2019). Keteladanan Guru sebagai Sarana Penerapan Pendidikan Karakter Siswa. JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), 4(2), 29. https://doi.org/10.26737/jpdi.v4i2.1236
Tafona’o, T. (2019). Kepribadian Guru Kristen Dalam Perspektif 1 Timotius 4:11-16. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 62. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.115
Tan, A., & Ciputra. (2002). Menjadi Manusia Unggul Yang Disertai Tuhan. Betlehem.
Tong, S. (2008). Arsitek Jiwa II. Momentum.
Triposa, R., & Arifianto, Y. A. (2021). Strategi Guru PAK dalam Membangun Pancasila sebagai Paradigma Integrasi Bangsa terhadap Peserta Didik di Era Milenial. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1), 165–179.
Verkuyl, J. (1960). Etika Kristen: bagian umum. Badan Penerbit Kristen.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Selfiana Carolina Adu, Andreas Fernando, Reni Triposa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Apostolos: Journal Theology and Christian Education is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License















