Eksegesis Shema Israel dalam Ulangan 6:4 dan Implikasinya bagi Pembentukan Identitas Iman di Era Kontemporer
Kata Kunci: Echad;Iman; Kontemporer; Shema Israel
DOI:
https://doi.org/10.52960/a.v6i1.861Kata Kunci:
Kata Kunci: echad;iman; kontemporer; shema israelAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna teologis Shema Israel dalam Ulangan 6:4 melalui pendekatan eksegesis, serta menelaah implikasinya bagi pembentukan identitas iman Kristen di era kontemporer yang ditandai oleh pluralisme, sekularisme, dan relativisme moral. Teks ini dipahami sebagai pusat pengakuan iman Israel yang menegaskan keesaan Allah sekaligus menuntut respons total dalam bentuk kasih dan ketaatan kepada-Nya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika biblika melalui studi kepustakaan, dengan mengintegrasikan analisis historis-kontekstual, gramatikal-leksikal, struktural, dan teologis terhadap teks, khususnya pada istilah kunci seperti shema’ dan echad. Sumber data meliputi teks Alkitab sebagai data primer serta berbagai literatur teologis sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shema Israel tidak hanya merupakan pernyataan monoteisme secara konseptual, tetapi juga mengandung tuntutan ketaatan yang menyeluruh dan berkelanjutan; secara leksikal dan teologis, istilah echad menegaskan keesaan Allah yang bersifat eksklusif dan tidak tertandingi dalam konteks polemik terhadap politeisme, sekaligus menekankan pentingnya transmisi iman secara generasional melalui keluarga sebagai pusat pendidikan iman. Dengan demikian, pembentukan identitas iman Kristen tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui proses internalisasi firman, pembaharuan pola pikir, dan praktik hidup yang konsisten dalam relasi dengan Allah, sehingga Shema Israel tetap memiliki relevansi normatif dalam membangun identitas iman yang autentik, holistik, dan kontekstual di tengah dinamika kehidupan masa kini.
Referensi
Andrianikus, T. (2021). Konsep Alkitab (Ulangan 6:4-9) tentang Pendidikan Agama Kristen Anak.
BDB. (2026). BLB Lexicon Resources—Brown-Driver-Briggs.
Bengu. (2024). MENGKAJI ULANGAN 6:4-9 SEBAGAI LANDASAN STRATEGI KOMUNIKASI EFEKTIF ORANG TUA DALAM MENDIDIK MORALITAS ANAK USIA 2-12 TAHUN DI E.
Bible Hub. (2026). bible hub—Google Search.
Boiliu, N. I. (2023). YHWH Ekhad dalam Ulangan 6:4 sebagai Dasar Panggilan Pengajaran Monoteis. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 13(1), 155–176.
Denis. (2025). Gereja Katolik St. Thomas, Kepayan, Sabah [Video recording].
Erastus Sabdono. (2024). Erastus Sabdono Monoteisme—Google Search.
Gea. (2020). Iman Orang Percaya dalam Menghadapi Tantangan dan Pergumulan Hidup.
HALOT. (2026). The Hebrew and Aramaic Lexicon of the Old Testament (2 vol. Set): Unabdriged Edition in 2 Volumes: Koehler, Baumgartner, Stamm: 9789004124455: Amazon.com: Books.
Hia, L. J. H. I. (2022). KONSEP MENGENAL ALLAH DALAM PERTUMBUHAN IMAN DAN IMPLIKASI BAGI GEREJA MASA KINI. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan, 6(1), 49–63.
Hotmarlina, E., & Sondjaja, M. A. S. (2022). PRINSIP-PRINSIP PAK ANAK: SEBUAH KAJIAN EKSEGESIS ALKITAB DARI ULANGAN 6: 4-9. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 5(2), 166–177.
Jahan. (2020). S. M. MUKARRAM JAHAN.
Jazilah, N., & Suniarti, N. (2025). Peran Agama Dalam Menyatukan Iman, Ibadah dan Akhlak Dalam Kehidupan Manusia. Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 408–421.
Johan D. Tangelder. (2009). John (Jean) Calvin (1509-1564)—Johan D.Tangelder.
LAI. (2026). Lembaga Alkitab Indonesia.
Marbun, P. (2022). Desain Pemuridan sebagai Model Pembinaan Warga Gereja Berkelanjutan bagi Jemaat.
Marisi, C. G., Papay, A. D., Silaen, U., & Pasaribu, J. (2024). Merefleksi Konsep Tuhan Menurut Ulangan 6:4 dan Implikasinya dalam Pemahaman Trinitas.
Nari, F. (2025). Jangan Suruh Aku Kembali Ke Mesir: Masa Lalu Dalam Teologi Dan Budaya?: Don’t Tell Me To Go Back To Egypt: The Past In Theology And Culture.
Nubatonis. (2025). Pentingnya Pengajaran dalam Keluarga: Refleksi Teologis Ulangan 6:6-7 | Nubatonis | Areopagus?: Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen.
Panjaitan. (2022). Studi Eksegesis Ulangan 6:4-9 Bagi Pendidikan Anak | SKENOO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen.
Putri, M. O. (2021). Studi Tentang Kredo Israel Menurut Ulangan 6:4-5 dan Implikasinya Bagi Iman Kristen di Zaman Pascamodern. [Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang].
Runtu, K. R. (2024). Eksesgese Biblika: Implikasi “Shema” dalam Pembentukan Spiritualitas Petobat Baru (Ulangan 6: 4-9). Jurnal Transformasi. Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan, 3(2), 12–34.
Salu. (2022). Implementasi Metode Pengajaran Berdasarkan Ulangan... - Google Scholar.
Simatupang, O., Manullang, M. D., Sitanggang, M. K., Hutasoit, R., & Damanik, D. (2025). Transformasi Pola Pikir dan Iman kepada Kristus (Sebuah Kajian Teologis).
Waruwu, E., & Gultom, R. A. T. (2026). EKSPLORASI TEOLOGIS PENYATAAN KHUSUS ALLAH DALAM PEMAHAMAN IDENTITAS DIRI SEBAGAI IMAGO DEI: Suatu Kajian Teologi Biblika tentang Relasi Allah dan Manusia sebagai Gambar-Nya.
Widiyanto, M. A., & Ronda, D. (2022). Teologi Pendidikan Kristen dalam Keluarga Berdasarkan Ulangan 6:4-9 dan Implementasinya pada Model Pembelajaran Berbasis Teori Pemrosesan Informasi. Jurnal Shanan, 6(2), 111–132.
Yohanessa, G. T. (2023). Dengarlah, maka Kamu akan Hidup! (Aktualisasi Shema Yisrael dalam Hidup Remaja Kristen di Indonesia). Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 6(2), 149–170.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Syukur Iman Waruwu, Hartati Hasugian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Apostolos: Journal Theology and Christian Education is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
















