Filosofi Liang serta Sumbangsihnya bagi Keberlanjutan Ekologi dan Kaitannya dengan Kejadian 2:15: Kajian Ekoteolgi Kontekstual
DOI:
https://doi.org/10.52960/a.v5i1.421Kata Kunci:
Liang, Ecology, Genesis 2:15, EcotheologyAbstrak
Liang merupakan pekuburan orang Toraja. Pekuburan tersebut adalah tebing batu yang dipahat dan ke dalamnya ditempatkan mayat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki filosofi Liang serta Sumbangsihnya bagi Keberlanjutan Ekologi dan Kaitannya dengan Kejadian 2:15. Urgensi dari penelitian ini adalah masalah pemanfaatan lahan yang berkontribusi dalam kerusakan lingkungan, dapat ditangani secara baik jika ada kesadaran untuk melihat kembali bagaimana kerafian lokal justru pro-alam dan bersahabat terhadap ekologi dan kaitannya dengan tanggungjawab Stewardship dalam Kej. 2:15. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui penelitian lapangan dan studi kepustakaan. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu Filosofi Liang sebagai tempat pekuburan orang Toraja menggambarkan kearifan lokal yang penuh dengan nilai ekologis. Pilihan untuk menguburkan jenazah di tebing atau gua batu, mencerminkan pandangan bahwa tanah adalah sumber kehidupan yang produktif—tempat bercocok tanam untuk keberlangsungan hidup manusia. Dengan tidak menggunakan tanah sebagai lahan pemakaman, masyarakat Toraja menunjukkan kesadaran ekologis yang tinggi, yaitu menjaga tanah agar tetap berfungsi sebagai sumber daya produktif. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi lokal mampu memberikan solusi terhadap isu keberlanjutan lingkungan.
Referensi
Borrong, Robert P. Etika bumi baru: akses etika dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Cet. 1. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.
Singgih, Emanuel Gerrit. “Resensi Buku: Sacred Nature: Bagaimana Memulihkan
Keakraban Dengan Alam.” Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 8 No. 2 (2023) (n.d.). https://journaltheo.ukdw.ac.id/index.php/gemateologika/article/view/1138
Singgih, Emanuel Gerrit. “Agama Dan Kerusakan Ekologi: Mempertimbangkan "Tesis White” Dalam Konteks Indonesia.” Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 5 No. 2 (2020) (n.d.). https://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gemateologika/article/view/614.
Baharuddin. "Dampak Lokasi Pemakaman Umum Serta Efektifitas Kewenangan
Kades Dalam Pengaturan Lokasi Pemakaman Umum Di Desa Jeruk Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung” Vol. 14 No. 2 (2021). http://117.74.115.107/index.php/justici/article/view/403
Utomo, Bimo Setyo. “Tafsir Kejadian 2:15 Sebagai Konstruksi Memahami Pelayanan
Dan Tanggung Jawab Orang Percaya Terhadap Lingkungan.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual Volume3,No2,Desember 2020 (n.d.). https://www.jurnalbia.com/index.php/bia/article/view/177/pdf.
Duli, Akin. “Peranan Situs Liang Dalam Sistem Pemukiman Masyarakat Toraja.”
Walennae: Journal Arkeologi Sulawesi Selatan dan Tenggara Vol. 13, no. 2 (2011)(n.d.). https://walennae.unhas.ac.id/index.php/walennae/article/view/267.
Lanta, Ira Rasyid. “Tradisi Pemakaman Mayat di dalam Batu pada Masyarakat
Londa Lembang Tadongkon Kabupaten Toraja Utara.” UPT PERPUSTAKAAN UNM, July 12, 2019. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/14110.
Saputa, Indrikal, Erman Syarif, and Ibrahim Abbas. “Liang Erong’s Symbolic
Meaning for the Tana Toraja Community.” LA GEOGRAFIA VOL. 19 NO 1 Oktober 2020 (n.d.).
Telnoni, J.A. Kejadian Pasal 1-11 (Tafsir Alkitab Kontekstual-Oikumenis). Jakarta: BPK
Gunung Mulia, 2017.
Henry, Matthew. Tafsiran Matthew Henry: Kitab Kejadian. Edited by Johnny Tjia. Translated by Iris Ardaneswari. Surabaya: Momentum, 2014.
Utomo, Bimo Setyo. “Tafsir Kejadian 2:15 Sebagai Konstruksi Memahami Pelayanan
Dan Tanggung Jawab Orang Percaya Terhadap Lingkungan.243
Tangdilintin, L.T. Toraja Dan Kebudayaannya. Tana Toraja: Yayasan Lepongan
bulan, 1980.
Meleong, Lexy J. Metologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,
Salim, Agus. Teori Dan Paradigma Penelitian Sosial: Buku Sumber Penelitian
Kualitatif. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ascteria Paya Rombe, Wira Wati, Vincentsius Yudistira

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Apostolos: Journal Theology and Christian Education is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License















