MULTI-RELIGIOUS DIALOGUE, SOTERIOCENTRISM AND STUNTING

(A STUDY OF PAUL F. KNITTER'S THOUGHTS ON THE ISSUE OF STUNTING IN NTT)

Penulis

  • Marla Marisa Djami Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Nency Aprilia Heydemans Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Lodiana Boki Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Mianti Nabunome Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.52960/a.v4i2.388

Kata Kunci:

Stunting, Dialogue, Soteriocentrism

Abstrak

Knitter mengusulkan pendekatan atau model dialog yang korelasional dan bertanggung jawab secara  global diantara berbagai agama yakni bagaimana umat beragama berupaya saling mengerti dan berbicara atas dasar komitmen bersama terhadap kesejahteraan umat manusia maupun lingkungan. Salah satu persoalan sosial yang dihadapi umat beragama di Indonesia, khususnya di NTT adalah persoalan Stunting. Tidak hanya pihak pemerintah, agama-agama juga semestinya memberikan perhatian khusus. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dialog multi agama dan konsep soteriosentrisme menurut agama-agama dalam kaitannya dengan persoalan Stunting di NTT. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan  metode penelitian kualitatif dengn pendekatan fenomenologi untuk melihat bagaimana dialog yang terjadi antara agama-agama menyentuh persoalan stunting di NTT. Dialog yang bertanggung jawab di antara berbagai agama seperti yang diusulkan oleh Knitter jika diimplementasikan di NTT memberikan landasan yang kuat untuk mempromosikan kerjasama antar agama, pemahaman lintas budaya, dan tindakan konkret demi kesejahteraan manusia dan lingkungan secara global secara khusus dalam menghadapi persoalan Stunting di NTT.  Agama-agama berkomitmen untuk bekerja sama dalam upaya penyelesaian masalah ini dengan fokus pada pendidikan, pemberdayaan, dan peran aktif masyarakat. Walaupun demikian, sejauh ini belum ada program khusus baik dari masing-masing agama, maupun antar agama mengenai penanganan stunting di NTT. Stunting belumlah menjadi dasar bersama agama-agama dalam membangun dialog.

Referensi

Knitter, P. F. (2010). Satu Bumi Banyak Agama. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Knitter, P. F. (2010). Satu Bumi Banyak Agama (Dialog Multi Agama dan Tanggungjawab Global. Jakarta: Bpk Gunung Mulia.

Nurcholish Madjid. (2004). Fiqih Lintas Agama Membangun MAsyarakat Inklusif Pluralis. Jakarta : Yayasan Wakaf Paramadina.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta CV.

Sugiyono, P. D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Waluyo, Sahal Abidin. (2021). Studi Teori Mutualisme Paul F. Knitter dalam Hubungan Antarumat Beragama di Indonesia. Rusidyah Jurnal Pemikiran Islam, 156.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-10-25

Terbitan

Bagian

Artikel