KAJIAN TEOLOGIS TENTANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM ALKITAB
DOI:
https://doi.org/10.52960/a.v3i1.192Abstrak
Latar belakang masalah kurangnya semangat anak usia dini dan kurangnya kemampuan orangtua dalam mendampingi anak usia dini menjadi kebiasaan buruk dan juga kurangnya firman Tuhan kepada anak usia dini sehingga terjadi kesalahan dalam berperilaku buruk, misalnya berteriak, suka memaki, suka memukul, tidak mau peribadah, dan suka melawan orangtua. Kajian Teologis Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Alkitab. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan Kajian Teologis Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Alkitab. Dengan analisis teks sesuai dengan prinsip-prinsip eksegesis, Untuk mendapatkan makna dan hasil yang terkandung didalam konteks Kajian Teologis Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Alkitab Hasil analisis deskriptif Kajian Teologis Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Alkitab yaitu pertama, Anak usia dini mengenal Taurat dan perayaan hari raya lewat orangtua. Kedua, mengerti tentang agama yaitu seperti nilai-nilai agama, pengenalan akan Tuhan Yesus, tata cara peribadahan dan doa, serta implementasi keagamaan terhadap kehidupan. Ketiga, anak usia dini sudah bisa berdoa, menghafal, bernyayi, dan bersaksi tentang Yesus. Deskripsi Kajian Teologis Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Alkitab terdiri atas: Pertama, Perjanjian Lama. Pendidikan dan pembinaan rohani dalam dunia Perjanjian Lama biasanya terjadi dirumah, dalam konteks ibadah dan di istana. Tentu belum ada pendidikan yang bersedia bagi semua orang seperti pada era masa kini. Pada umumnya konteks keluarga merupakan tempat yang paling sentral bagi pendidikan dan pembinaan. Kedua, Perjanjian Baru. Peran orangtua dalam membangun ketekunan pada anak usia dini, para ayah di keluarga kristiani diharapkan mulai memperkenalkan ketekunan sedini mungkin sejak anak mulai bisa berkomunikasi atau bisa menanggapi ketika diajak bicara atau diajari sesuatu, misalkan saja ketekunan berdoa diajarkan pada anak usia dini yaitu berdoa sebelum tidur, bangun tidur, dan setiap mau makan. Ketiga, Analisis Alkitab. Musa memperingatkan kepada bang Israel untuk mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak sejak dini dari setiap generasi. Betapa pentingnya firman Tuhan menjadi warisan bagi anak usia dini menurut Torah, bahkan anak usia dinipun harus memahami pengakuan iman. gereja Tuhan harus melakukan hal yang sama yaitu mengajarkan kepada anak-anak sejak dini sebagai generasi baru. Injil yaitu kabar baik mengenal pribadi dan karya penebusan Tuhan Yesus yang harus di ajarkan kepada anak sejak dini dari setiap generasi.
Referensi
Abdiel, J., Khazanah, :, Teologi, P., Kristen, A., Gereja, D. M., Telnoni, B., Pak, P. M., & Jakarta, U. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Membelajarkan Kesetaraan Gender Pada Anak Usia Dini. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 4(2), 167–179. https://doi.org/10.37368/JA.V4I2.153
Aberbach, M. (2009). Jewish Education and History: Continuity, crisis and change. Routledge.
Abineno, J. L. C. (2012). Sekitar Katekesa Gerejawi Pedoman Guru. BPK Gunung Mulia.
Atif;, U. W. M. A. N. F. (2012). Penilaian perkembangan Anak Usia Dini: panduan untuk guru, tutor, fasilitator dan pengelola pendidikan anak usia dini / Uyu Wahyudin. //senayan.iain-palangkaraya.ac.id/index.php?p=show_detail&id=10830&keywords=
Borgias, F. (2021). Nafas Anak-Anak: Sekolah, Rumah Didik, Dan Masa Depan. EDUNET - The Journal of Humanities and Applied Education, 1(1), 43–54. http://unikastpaulus.ac.id/jurnal/index.php/je/article/view/719
Etnasari Anjaya, C., Alex Arifianto, Y., Fernando, A., Triposa, R., Tinggi Teologi Ekumene Jakarta, S., & Tinggi Teologi Sangkakala, S. (2022). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Keluarga Kristen Sebagai Upaya Menghadapi Pengaruh Sekularisme. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 7(1), 124–138. https://doi.org/10.30648/DUN.V7I1.660
Hura, S., & Mawikere, M. C. S. (2020). KAJIAN BIBLIKA MENGENAI PENDIDIKAN ANAK DAN HAKIKAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 1(1), 15–33. https://doi.org/10.47530/EDULEAD.V1I1.12
Khadijah. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Perdana Publishing.
Millard, A. R. (2008). Dictionary of the Old Testament: Wisdom, Poetry & Writings. Inter-Versity Press.
Mulyasa. (2014). Manajemen PAUD. Rosdakarya.
SIN, S. K. (2017). ADAKAH METODE PEMURIDAN DALAM PERJAJIAN LAMA? SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 5(1). https://doi.org/10.47596/SOLAGRATIA.V5I1.56
Sukmadinata, N. S. (2009). Metode Penelitian. Remaja Rosdakarya.
Tari, E., Tafonao, T., Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang, S., & Tinggi Teologi Kadesi, S. (2019). Pendidikan Anak dalam Keluarga Berdasarkan Kolose 3:21. KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen), 5(1), 24–35. https://doi.org/10.30995/KUR.V5I1.93
Tenney, M. (2013). Survei Perjanjian Baru. Penerbit Gandum Mas.
Tinggi, S., & Batam, T. R. (2022). Memitigasi Peranan Ayah dalam Menanamkan Ketekunan pada Anak Usia Dini di Keluarga Kristiani. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.53547/REALKIDDOS.V1I1.232
Tubagus, S. (2022). Pendidikan Agama Kristen PAUD. PT. Insan Cendekia Mandiri Group.
Uhbiyati, A. A. N. (2003). Ilmu Pendidikan. Rineka Cipta.
Wolf, H. (2004). Pengantar Pentateukh. Penerbit Gandum Mas.
Yuliati, Y. (2021). PEMURIDAN ALKITABIAH MENURUT INJIL YOHANES UNTUK ANAK USIA DINI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0. Jurnal Gamaliel?: Teologi Praktika, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.38052/GAMALIEL.V3I1.63
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Steven Tubagus

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Apostolos: Journal Theology and Christian Education is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License















