Makna Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perjanjian Baru

Makna, Pendidikan Anak Usia Dini, Perjanjian Baru

Penulis

  • Steven Tubagus Sekolah Tinggi Teologi Injili Setia Siau

DOI:

https://doi.org/10.52960/a.v2i2.156

Kata Kunci:

meaning, early childhood education programs, New Testament

Abstrak

Latar belakang masalah krisis pengetahuan kepada orangtua dalam mendidik anak sehingga terjadi kesalahan dalam berperilaku buruk terhadap anak, misalnya berteriak, membanting sesuatu saat marah, suka memukul, buang sampah sembarangan, malas, atau sikap buruk lainnya. Makna Anak Usia Dini Dalam Perjanjian Baru. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan Kajian teologis tentang makna pendidikan anak usia dini dalam Perjanjian Baru. Dengan analisis teks sesuai dengan prinsip-prinsip eksegesis, Untuk mendapatkan  makna terkandung didalam konteks makna pendidikan anak usia dini dalam Perjanjian Baru. Hasil analisis deskriptif makna pendidikan anak usia dini dalam Alkitab yaitu pertama, Anak mengenal kebenaran. Anak Usia dini mengenal kebenaran yaitu firman Tuhan Yang kedua, anak usia dini mengenal Roh Kudus. Mengenal Roh Kudus sebagai Tuhan dan penolong buat anak usia dini untuk melakukan kebenaran. Yang ketiga, anak usia dini mengenal keselamatan. Mengenal keselamatan yaitu mengenal pengorbanan Tuhan Yesus di atas kayu salib, sehingga membuat iman anak usia dini tetap kuat, dan hati anak usia dini tetap teguh sehingga membuat anak yakin dan percaya bahwa Yesus satu-satu jalan menuju sorga. Deskripsi Makna Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perjanjian Baru terdiri atas: Pertama. Mengenal Kebenaran, mengenal kebenaran mengenai nilai-nilai kekristenan yang harus ditanamkan kepada anak usia dini, sedini mungkin sejak lahir mereka diperkenalkan pada pengajaran Alkitab maupun pengenalan akan Tuhan Yesus setiap hari dan terus menerus agar firman Tuhan tersebut berakar dan berbuah di dalam diri anak-anak. Kedua. mengenal Roh Kudus, Anak usia dini harus memahami peran Roh Kudus penolong dalam kehidupan orang percaya, supaya anak usia dini dapat belajar untuk mendengarkan suara Roh Kudus. anak usia dini juga harus belajar untuk mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam setiap tindakannya, supaya anak berlaku jujur dan benar di hadapan Tuhan dan sesamanya. Pertolongan Roh Kudus dalam kehiduoan anak usia dini akan menyadarkan anak  tersebut akan fungsi Roh Kudus sebagai penolong. Sehingga anak akan selalu datang kepada Tuhan untuk meminta pertolongan Roh Kudus. Ketiga. Mengenal Keselamatan, anak usia dini di ajarkan untuk mengenal keselamatan yang dilakukan oleh Yesus yang telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa semua orang percaya termasuk dosa anak usia dini, supaya anak usia dini mengetahui dan mngerti bahwa hanya lewat Yesus yang mendapatkan keselamatan. Sebab firman Tuhan  didalam Yohanes 14:6 berkata Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalu Aku.

Referensi

Abdiel, J., Khazanah, :, Teologi, P., Kristen, A., Gereja, D. M., Telnoni, B., Pak, P. M., & Jakarta, U. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Membelajarkan Kesetaraan Gender Pada Anak Usia Dini. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 4(2), 167–179. https://doi.org/10.37368/JA.V4I2.153

Balchin, J. (2008). Intisari Alkitab Perjanjian Lama. Persekutuan Pembaca Alkitab.

Etnasari Anjaya, C., Alex Arifianto, Y., Fernando, A., Triposa, R., Tinggi Teologi Ekumene Jakarta, S., & Tinggi Teologi Sangkakala, S. (2022). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Keluarga Kristen Sebagai Upaya Menghadapi Pengaruh Sekularisme. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 7(1), 124–138. https://doi.org/10.30648/DUN.V7I1.660

Hastuti, R. (2011). Pentingnya Urapan Roh Kudus bagi Anak-Anak Sekolah Minggu. Jurnal Antusias, 1(3), 1–17. https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/antusias/article/view/76.

Hura, S., & Mawikere, M. C. S. (2020). KAJIAN BIBLIKA MENGENAI PENDIDIKAN ANAK DAN HAKIKAT PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 1(1), 15–33. https://doi.org/10.47530/EDULEAD.V1I1.12

Ismail, A. (2017). Selamat Menabur. BPK Gunung Mulia.

Maya, S., & Tafonao, T. (2021). Mengembalikan Pendidikan Anak Usia Dini di Rumah Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Orang Tua Selama Pandemi. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 2(2), 204–220. https://doi.org/10.46348/CAR.V2I2.69

Meilani, M., & Fernando, A. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini dalam Keluarga di Era Disrupsi Berdasarkan 2 Timotius 3:15-17. Shalom: Jurnal Teologi Kristen, 1(2), 126–136. https://doi.org/10.56191/SHALOM.V1I2.12

Randa, F. (2020). KARYA KESELAMATAN ALLAH DALAM YESUS KRISTUS SEBAGAI JAMINAN MANUSIA BEBAS DARI HUKUMAN KEKAL ALLAH. LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial Dan Budaya, 3(1), 35–62. https://doi.org/10.53827/LZ.V3I1.17

Ryrie, C. C. (2007). Teologi Dasar 2. ANDI Offset.

Sairin, W. (2011). Identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen di Indonesia Antara Konseptual dan Operasional. BPK Gunung Mulia.

Sebagai, P., Meneguhkan, U., Keselamatan, K., Kristian, A., Sekolah, B., Agama, T., Terpadu, K., Salatiga, P., Djeremod, K., Agama, S. T., & Keriapy, F. (2020). Penginjilan Sebagai Upaya Meneguhkan Keyakinan Keselamatan Anak. HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 5(2), 120–134. https://doi.org/10.52104/HARVESTER.V5I2.42

Sianipar, D. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen di gereja dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga. Jurnal Shanan, 4(1), 73–92. http://ejournal.uki.ac.id/index.php

Sidjabat, B. S. (2008). Membesarkan Anak dengan Kreatif. ANDI Offset.

Stevanus, K. (2016). Menjadi Orangtua Bijak?: Solusi Mendidik dan Melindungi Anak Dari Pengaruh Pergaulan Buruk. Yayasan Pustaka Nusatama.

Sukardi. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Bumi Aksara.

Sulastio, H. (2020). Keselamatan Karena Kasih Karunia Menurut Efesus 2:1-10. Jurnal Antusias, 6(1), 62–75.

Sumiyatiningsih, D., & Sumiyati, D. (2006). Mengajar dengan Kreatif dan Menarik. ANDI.

Tenney, M. C. (1999). Survey Perjanjian Baru. Gandum Mas.

Tinggi, S., & Simpson, T. (2020). Pembinaan Guru Sekolah Minggu Untuk Mengajarkan Konsep Keselamatan Pada Anak. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(2), 186–194. https://doi.org/10.46445/EJTI.V4I2.247

Tubagus, S. (2022). Pendidikan Agama Kristen PAUD. PT. Insan Cendekia Mandiri Group.

Wijanarko, J. (2003). Membangun Generasi Baru. Suara Pemulihan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-11-14

Terbitan

Bagian

Artikel