GERAKAN PERLINDUNGAN ANAK BERBASIS KELUARGA DAN PEMBERDAYAAN IBU KRISTEN

Penulis

  • Jemris Mayok Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Kata Kunci:

Pemberdayaan Ibu, Perlidungan anak, Pemyuluh Agama

Abstrak

Makalah ini membahas tentang perlindungan anak melalui pemberdayaan ibu di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka stunting, rendahnya akses pendidikan, serta lemahnya sistem perlindungan anak di wilayah tersebut. Anak sebagai anugerah Tuhan perlu dipelihara, dijaga, dan dibesarkan dalam kasih serta nilai-nilai iman Kristen. Dalam hal ini, ibu memiliki peran sentral tidak hanya secara biologis, tetapi juga sosial, psikologis, dan spiritual dalam kehidupan anak. Pemberdayaan ibu dipandang sebagai strategi kunci untuk meningkatkan perlindungan anak secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Informan terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, serta pemimpin masyarakat setempat. Penelitian dilakukan selama tiga hari pada April 2025 di lokasi penelitian. Data dianalisis secara tematik dengan pendekatan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ibu dilakukan melalui berbagai program seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan pengasuhan berbasis kasih (parenting), peningkatan ekonomi rumah tangga, serta pembentukan kelompok ibu berbasis gereja dan komunitas. Pemberdayaan ini memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting, meningkatnya kesadaran ibu akan hak-hak anak, dan terbentuknya lingkungan keluarga yang lebih suportif. Namun, tantangan juga ditemukan, seperti rendahnya tingkat pendidikan formal ibu, budaya patriarkal, keterbatasan waktu dan tenaga, serta minimnya fasilitas layanan anak. Peran penyuluh agama Kristen terbukti strategis dalam membimbing ibu-ibu melalui pendekatan teologis, edukatif, dan kontekstual yang menekankan anak sebagai gambar dan rupa Allah (Imago Dei). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ibu menjadi salah satu pendekatan paling efektif dalam perlindungan anak di pedesaan. Diperlukan sinergi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, dan masyarakat agar pemberdayaan ibu dapat berkelanjutan dan relevan secara budaya. Makalah ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan penyuluhan agama dan perlindungan anak berbasis komunitas

Biografi Penulis

Jemris Mayok, Institut Agama Kristen Negeri Kupang

IAK Kupang

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-24

Cara Mengutip

Mayok, J. . (2025). GERAKAN PERLINDUNGAN ANAK BERBASIS KELUARGA DAN PEMBERDAYAAN IBU KRISTEN. Daskalos: Penelitian Tindakan Kelas, 3(2). Diambil dari https://ejournal.iaknkupang.ac.id/ojs/index.php/ptk/article/view/767

Terbitan

Bagian

Articles