KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA SNOK, TTS
Kata Kunci:
Kekerasan, Perempuan dan anak, Keluarga, Konflik keluargaAbstrak
Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan sosial yang serius dan kompleks, serta masih kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Snok, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Kasus-kasus kekerasan ini tidak hanya mencerminkan lemahnya perlindungan terhadap kelompok rentan, tetapi juga menunjukkan adanya dinamika sosial, budaya, dan ekonomi yang belum sepenuhnya berpihak pada keadilan dan keamanan perempuan dan anak. Meskipun pemerintah telah mengupayakan berbagai bentuk penanggulangan kekerasan melalui sosialisasi dan pemberdayaan, faktanya kekerasan masih terus terjadi, bahkan dalam lingkup keluarga sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi di Desa Snok, memahami faktor penyebab utamanya, serta mengevaluasi langkah-langkah penanganan dan pencegahan yang telah dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan dua narasumber utama, yaitu seorang tokoh masyarakat dan seorang aparat desa yang mengetahui secara langsung dinamika sosial dan kasus kekerasan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan di Desa Snok tidak hanya terjadi dalam bentuk kekerasan verbal atau psikologis, tetapi juga mencakup kekerasan fisik berat yang tragis.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten TTS telah melakukan beberapa upaya berupa sosialisasi dan pendampingan, namun belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil seperti Desa Snok. Karena itu, peran aktif lembaga desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparat penegak hukum sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung upaya perlindungan perempuan dan anak. Penelitian ini juga menyoroti perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat lokal dalam membangun sistem perlindungan terpadu dan berkelanjutan.
Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai bentuk, sebab, dan dampak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa Snok, serta menawarkan rekomendasi strategis untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan secara kontekstual dan berkelanjutan

