The Gereja Sebagai Komunitas Inklusi
Refleksi Hidup Menggereja Bersama Penyandang Disabilitas
DOI:
https://doi.org/10.52960/a.v4i2.298Kata Kunci:
Gereja; Komunitas Inklusi; Penyandang DisabilitasAbstrak
Artikel ini membahas tentang panggilan dan keterlibatan gereja sebagai komunitas iman untuk menjadi komunitas inklusi sebagai sebuah refleksi menggreja bersama dengan penyandang disabilitas. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan. Berbicara mengenai disabilitas berarti juga berbicara mengenai tubuh dan pengalaman ketubuhan manusia. Pengalaman ketubuhan yang dimaksud bukan saja soal fisik, tetapi keutuhan manusia sebagai makhluk yang menubuh. Realita kenormalan yang menciptakan pembedaan antara “normal” dan “tidak normal” dalam masyarakat mengajak kita untuk melihat lebih dalam mengenai makna “tubuh” dalam perspektif teologis yang tidak dapat dipisahkan dari konsep Imago Dei. Pemetaan pendekatan terhadap penyandang disabilitas dapat menjadi evalusi sekaligus refleksi bagi gereja untuk melihat sejauhmana gereja hadir di tengah-tengah kehidupan bersama dengan penyandang disabilitas. Simpulan dari artikel ini menyatakan bahwa pembacaan ulang teks-teks Alkitab dalam perspektif disabilitas dengan memaknai “tubuh” secara utuh semakin menguatkan komitmen gereja untuk menghidupi panggilannya yakni menjadi komunitas inklusi yang solider dan merangkul penyandang disabilitas.
Referensi
Devi, dkk. (2021). Peran Gereja Dalam Memberdayakan Penyandang Disabilitas Di Gereja Toraja Jemaat Kaero. Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat.2.
Eisland, Nancy L. (1994). The Disabled God: Toward a Liberatory Theology of Disability. Nashville: Abingdom Press.
George Samuel. (2012). Image of God and Disability, Stigma and Discrimination. Dalam Christopher Rajkumar (Ed.). Sprouts of Disability Theology. Chennai: National Council of Churches in India.
Harisantoso, Imanuel Teguh. (2022). Persepsi Jemaat Tentang Kaum Disabilitas Dan Akses Mereka Ke Dalam Pelayanan Gereja.Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 4(1).
John Swinton. (2016). Becoming Friends of Time: Disability, Timefullness, and Gentle Discipleship. Waco, TX: Baylor University Press.
Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas (Convetion on The Rights of Person With Disabilities). (2006).
McKenny, Gerald. (2012). Disability and the Christian Ethics of Solidarity. Fu Jen International Religious Studies. 6. 9.
Moleong. L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif-Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mongi, Kezia Luciana. (2022). Pandangan Terhadap Disabilitas?: Upaya Menjadikan Gereja Inklusi Yang Sama Dengan Non Disabilitas Dalam Mendapatkan Status Atau Kedudukan Tertentu . Jurnal Teologi Cultivation 6 (2)
Olyan, Saul. (2008). Disability in the Hebrew Bible: Interprenting Mental and Physical Difference. Cambridge: Cambridge University Press.
Paulus Eko Kristianto. (2023). Pengintegrasian Gereja Semua Dan Bagi Semua dalam Teologi Disabilitas di Pelayanan Bagi dan Bersama Penyandang Disabilitas. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristianiJurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 8 (1).
Picard, Andrew. (2016). Theology and the Experience of Disability: Interdisiplinary Perspectives from Voices Down Under. New York: Library of Congress Cataloging in Publication Data. 10.
Rhoda, Oklin. (2022). Could You Hold Tle Door for Me? Including Disability in Diversity. Dalam Educational Publishing Foundatian 8 (Cultural Diversily and Ethnic Minority Psychology).
Setiawan, Yusak. (2013). Membaca Alkitab Dalam Perspektif Disabilitas: Menuju Hermeneutik Disabilitas. Dalam Prosiding Seminar Dan Lokakarya Diskursus Difabilitas Dalam Pendidikan Teologi Di Indonesia. Salatiga: PERSETIA.
Tabita Kartika Christiani. (2012). Pendidikan Kristiani Dengan Pendekatan Spiritualitas Dalam Buku Mendesain Ulang Pendidikan Teologi. ed. Jozef M.N. Hehanussa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Thomas, Reynolds. (2008). Vulnerable Communion: A Theology of Disability and Hospitality. United States of America: Brazos Press.
Yong, Amos. (2007). Theology and Down Syndrome: Reimagining Disability in Late Modernity. Waco: Baylor University Press.
———. (2011). The Bible, Disability, and the Church: A New Vision of the People of God. Grand Rapids: Wm. B. Eerdmans Publishing Company.
Yosef Purnama Widyatmadja. (2010). Yesus Dan Wong Cilik: Praksis Diakonia Transformatif Dan Teologi Rakyat Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Nofvrind Paruru

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Apostolos: Journal Theology and Christian Education is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License















