A SYMBOLIC MEANING OF LEGO-LEGO DANCE AND MUSIC AS A MEDIA FOR SOCIAL INTEGRATION
CASE STUDY: KABOLA TRIBE COMMUNITY, ALOR DISTRICT
DOI:
https://doi.org/10.52960/jt.v3i1.262Kata Kunci:
Keywords: Lego-lego dance, symbolic meaning, social integration, Kabola tribeAbstrak
Tarian Lego-lego merupakan salah satu ekspresi seni tradisi dan identitas budaya masyarakat Alor yang melambangkan persatuan, persekutuan dan kebersamaan sehingga perlu diwariskan, dijaga, dirawat serta dikembangkan. Namun perkembangan dunia saat ini yang semakin modern, tarian Lego-lego kini semakin kurang diminati oleh masyarakat Alor karena masih banyak masyarakat belum mengetahui arti makna yang terkandung dalam tarian Lego-lego. Hal itu juga menyebabkan banyak terjadinya perpecahan, permasalahan dan pertengkaran yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat. Melalui penelitian ini, peneliti menggali makna-makna penting yang terkandung dalam tarian Lego-lego sebagai media integrasi sosial yang dapat mempersatukan masyarakat dalam permasalahan dan pertengkaran yang sering terjadi. Setiap unsur pada tarian Lego-lego seperti tari, musik (nyanyian dan musik pengiring) serta atribut yang digunakan masyarakat dalam menyajikan tarian Lego-lego memiliki makna persatuan. Ketika masyarakat mengetahui makna penting yang terkandung dalam tarian Lego-lego dan terus melakukan serta mewariskan tarian Lego-lego, maka rasa solidaritas, persatuan, kesatuan dan kebersamaan akan selalu hadir dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dapat membangun dan melindungi kampung halaman masyarakat Alor dari berbagai permasalahan atau konflik sosial yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat.
Referensi
Ahimsa-Putra, Heddy Shri. 2015. Seni Tradisi, Jatidiri dan Strategi Kebudayaan. Volume 2. Nomor 1.
Berg, B. L. (2001). Qualitative Research Method For The Social Science. Tokyo: California State University, Long Beach.
Budimandan, Rifky. (2021). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Lirik Dan Video Lagu Peradaban Karya Grup Band Feast. Vol. 8, No. 2.
Eco, Umberto. 1979. Theory of Semiotics. Bloominggton: Indiana University Press
Geertz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.
Geertz, Clifford. 1973. Interpretasi Budaya: Terpilih Esai. London: Fontana Press.
Https://www.seputarpengetahuan.co.id/2018/07/pengertian-seni-tradisional-ciri-ciri-jenis-cabang-fungsi-terlengkap.html
Https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/21/122714569/musik-tradisional-definisi-fungsi-ciri-ciri-dan-jenisnya?page=all
Https://www.gramedia.com/literasi/25-tarian-daerah-dan-asalnya/
(Https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5491011/tari-pendet-ciri-khas-pembagian-tempat-tari-dan-susunan-pemusik).
Https://budaya-indonesia.org/Tarian-Lego-Lego-dari-Pulau-Alor-Pantar-NTT
Https://news.okezone.com/read/2011/07/06/340/476453/bentrok-warga-di-alor-ntt-5-luka
Https://katantt.com/mobile/artikel/43886/Warga-Dua-Desa-di-Alor-Terlibat-Konflik-Soal-Penetapan-Tapal-Batas/
Iswanto. 2020. Lego-Lego Sebagai Simbol Antar Agama Dan Budaya Di Masyarakat Alor. Jurnal Multikultural & Multireligius. Vol. 19. No. 1.
Johnson, D. Paul. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. (Jakarta: Gramedia, 1988).
Lalel, Dince Krisina, Dkk. 2020. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Tari Lego-Lego Suku Alurung di Sanggar Tari Golu Gapung Kabupaten Alor. Vol.xx, No,xx.
Littlejohn, Stephen W. 2009. Teori Komunikasi (Theories of Human Communication). Edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika.
Miles, M.B & Huberman A.M. 1984, Analisis Data Kualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. 1992. Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia.
Muttaqin, Zainul, Dkk. (2021). Menilik Makna Semiotika Gerak Tari Bat Koko Dalam Musik Cimol. Vol.3, No. 2.
Salim dan Syahrum. 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Ciptapustaka Media
Spradley J.P. dan David W McCurdy. (1972). The Cultural Experience. Ethnography in Complex Society. Chicago: Science Research Association Inc.
Wicaksono, Yahya. 2018. Semiotika Tari Tjokronegoro Sebagai Tarian khas Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Kebudayaan, Volume 3. Nomor 1
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Tambur : Journal of Music Creation, Study and Performance

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







