EVOLUTION OF SASANDO: CHANGES AND DEVELOPMENT OF SASANDO REVIEWED IN PERFORMANCE

EVOLUSI SASANDO: PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN SASANDO DITINJAU DARI SEGI PERTUNJUKAN

Penulis

  • Appris Yulianto Saefatu Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.52960/jt.v3i1.260

Kata Kunci:

Sasando, Perubahan dan Perkembangan, Pertunjukan

Abstrak

Sasando merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Selain menjadi lambang pemerintahan, sasando menjadi identitas masyarakat Nusa Tenggara Timur. Sasando menjadi simbol dalam mempromosikan Nusa Tenggara Timur di bidang seni, budaya dan pariwisata masyarakat. Dalam kebudayaan masyarakat pulau Rote yang merupakan daerah asal alat musik sasando, alat musik ini setidaknnya ditampilkan hampir pada setiap acara kebudayaan tradisional masyarakat.  Beberapa tahun terakhir ini, sasando sering di tampilkan di berbagai acara ceremonial di Indonesia bahkan di berbagai belahan dunia. Fenomena ini menunjukan bahwa sasando yang dalam tradisi masyarakat pulau rote digunakan sebagai instrumen pengiring tarian maupun nyanyian daerah, kini berevolusi, ditampilkan pada festival musik, acara ceremonial, pagelaran seni, budaya, dan promosi parawisata di Indonesia bahkan di berbagai Negara. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pembahasan mengenai perkembangan sasando dari sisi bentuknya, struktur serta fungsinya yang dilihat dari perspektif praktik pertunjukannya.

Referensi

Bakok, Yohanes. 2014. “Electric Sasando Of East Nusa Tenggara, Indonesia.” International Journal Of Creative and Arts Studies Vol.1 No.2: 10.

Boesday, Louis Ferdinand. 2016. “Analisa Sinyal Polyphinic Menggunakan Cross-Correlation Pada Sasando.” INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER.

Djony L.K Theedens, Didin Supriadi, Heri Yonatan Susanto, Haryanto. 2019. Pedoman Perkembangan Tenaga Kesenian MUSIK SASANDO. Edited by Isnain Distanu Rizkita. Direktorat.

Francis, Yayo Sami. 2017. “Transmisi Alat Musik Sasando Sebagai Media Seni Budaya Di Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur.” Yogyakarta.

Gelu, Afrianus. 2017. “Pengaruh Bentuk Daun Lontar Terhadap Intensitas Bunyi Alat Musik Sasando.” In , 6. Jakarta: Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) SNF2017. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/03.SNF2017.02.MPS.12.

Haning, Paul A. 2009. Sasandu. Ke-1. Kupang: Cv. Kairos.

Kaet, Margareta Sofyana Irma. 2019. “The Changes Of Sasando Music Organology In Kupang East Nusa Tenggara.” ISET, 6. https://doi.org/10.4108/eai.29-6-2019.2290279.

Yasa, I Ketut. 2000. “Sasando (Sebuah Kajian Dari Aspek Argonologis, Musikologis, Dan Kultural).” Jurnal Seni Budaya Vol. 8 No.: 1.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-01-11

Cara Mengutip

Saefatu, A. Y. (2024). EVOLUTION OF SASANDO: CHANGES AND DEVELOPMENT OF SASANDO REVIEWED IN PERFORMANCE: EVOLUSI SASANDO: PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN SASANDO DITINJAU DARI SEGI PERTUNJUKAN. Tambur : Journal of Music Creation, Study and Performance, 3(1), 55-61. https://doi.org/10.52960/jt.v3i1.260

Terbitan

Bagian

Articles