STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF MENGHADAPI GENERASI DI ERA INSTAN
ETNOPEDAGOGI TENUN SUMBA BERBASIS STRATEGI DISCOVERY LEARNING & PROBLEM BASED LEARNING PADA PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBANGUN BERPIKIR KRITIS GENERASI INSTAN
Keywords:
Berpikir kritis, Discovery Learning, Etnopedagogi, Problem Based Learning, Tenun SumbaAbstract
Abstrak
Generasi instan di era digital dicirikan oleh pola pikir yang mengutamakan hasil cepat, berpotensi melemahkan kemampuan berpikir kritis dan mengikis identitas kultural. Karakter ini berdampak pada rendahnya ketahanan menghadapi masalah kompleks dan mengaburkan jati diri budaya ditengah gempuran budaya global. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan ganda tersebut melalui modifikasi strategi pembelajaran yang mensinergikan Discovery Learning (DL) dan Problem Based Learning (PBL) dengan kearifan lokal Tenun Sumba Timur dalam kerangka etnopedagogi. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus, yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 34 siswa kelas V dalam pembelajaran tematik yang mengintegrasikan enam fase DL dan PBL secara paralel. Inti artikel memaparkan sintaks mengajar termodifikasi yang mengilustrasikan aktivitas guru dan siswa dalam mengeksplorasi motif, filosofi, dan teknik tenun (Discovery Learning), serta mengaplikasikan pemahaman tersebut untuk merancang solusi inovatif guna memecahkan masalah otentik, seperti pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif (Problem Based Learning). Simpulan menegaskan bahwa sinergi Discovery Learning Problem Based Learning berbasis etnopedagogi Tenun Ikat Sumba Timur ini tidak hanya efektif menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, tetapi juga secara simultan memperkuat identitas kultural dan kebanggaan lokal pada generasi instan. Dengan demikian, model ini mempersiapkan mereka menghadapi kompleksitas dunia modern tanpa tercerabut dari akar budayanya.
Kata Kunci: Berpikir Kritis; Discovery Learning; Etnopedagogi; Problem Based Learning; Tenun Sumba

