Moderasi Beragama: Sebuah Orientasi Berteologis di Ruang Publik yang Dipresentasikan Melalui Seminar Nasional Dies Natalis ke VI STAK-RRI Minahasa dan ITII Jakarta
Abstrak
Masyarakat Indonesia yang majemuk dengan berbagai kepelbagaian agama, ras, suku, budaya, bahasa merupakan anugerah yang perlu dipertahankan. Namun tidak dapat dipungkiri konflik dari masyarakat khususnya agama dapat menghadirkan potensi ekstrim yang desktruktif. Dengan kesadaran bahwa moderasi beragama perlu dihadirkan dalam perguruan tinggi yang didasari oleh panggilan moral dan teologis, maka seminar nasional dengan tema moderasi beragama yang diselenggarakan oleh STAK-RRI Minahasa dan ITII Jakarta diperlukan untuk memberikan kesadaran bersama bahwa moderasi beragama adalah signifikan dan perlu ditinjau orientasi teologisnya bagi kehidupan bersama sebagai manusia Indonesia. Metode dalam tulisan ini menggunakan analisis kualitatif dari dokumen kegiatan dalam bentuk foto, dan materi presentasi. Data tersebut direduksi, dan dijabarkan secara deskriptif, dan kesimpulan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta seminar baik mahasiswa maupun kalangan umum dapat mengetahui dan antusias tentang moderasi beragama berlandaskan orientasi berteologis yang dapat diimplementasikan di ruang publik. Diharapkan, tulisan ini dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan pengabdian masyarakat serupa serta bahan komparatif bagi mahasiswa teologi maupun PAK yang melakukan telaah riset di bidang yang sama.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yornan Masinambow, Meyva Polii

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License


