Perubahan Peran Sosial dan Kehilangan Makna Hidup: Analisis Antropologi Budaya terhadap Bunuh Diri di Era Globalisasi
DOI:
https://doi.org/10.52960/m.v5i1.613Kata Kunci:
Globalisasi, Perubahan Peran Sosial, Makna Hidup, Bunuh Diri, Antropologi BudayaAbstrak
Penelitian ini mengkaji hubungan antara perubahan peran sosial akibat globalisasi dan fenomena bunuh diri, dengan fokus analisis antropologi budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian mengidentifikasi bagaimana globalisasi telah mengubah struktur sosial tradisional, mempengaruhi identitas individu, dan menciptakan krisis makna hidup. Hasil menunjukkan globalisasi telah menggeser peran sosial tradisional menjadi lebih individualistik, mengubah dinamika gender, dan melemahkan nilai kolektivisme. Perubahan ini menyebabkan anomi sosial dan kehilangan pegangan nilai yang stabil bagi individu. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), kasus bunuh diri menggambarkan kompleksitas dampak perubahan sosial, dengan 1.200 kasus tercatat sejak 2018 hingga 2023, terutama di kalangan generasi muda. Motif sosial bunuh diri yang teridentifikasi meliputi egoistik (keterasingan dari lingkungan sosial), altruistik (tekanan pengorbanan diri), anomik (ketidakstabilan norma), dan fatalistik (perasaan terjebak). Tekanan budaya seperti tuntutan mahar pernikahan yang tinggi juga menjadi faktor signifikan. Penelitian menyimpulkan pentingnya pendekatan holistik untuk mengatasi masalah ini, termasuk penguatan nilai budaya lokal dalam pendidikan karakter dan penciptaan lingkungan sosial yang mendukung kesehatan mental dengan mempertimbangkan konteks budaya setempat.
Referensi
Djati, G., & Series, C. (2023). Gunung Djati Conference Series, Volume 24 (2023) Multidisciplinary Research ISSN: 2774-6585 Website: https://conferences.uinsgd.ac.id/gdcs. 24, 600–609.
Detik.com. (2025, Januari 12). Anggota TNI gantung diri di Rote Ndao diduga karena tuntutan mahar tinggi. https://www.detik.com/bali/nusra/d-7728847/anggota-tni-gantung-diri di-rote-ndao-diduga-karena-tuntutan-mahar-tinggi
Fauzy, A., & Ratnawati, E. (2025). DAMPAK SOSIAL MEDIA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL DI THE IMPACT OF SOCIAL MEDIA ON SOCIAL CHANGE IN SOCIETY. 10571–10581.
Harfiani & Syihabuddin. (2024). Motif Bunuh Diri Mahasiswa Inisial CA Berdasarkan Eksistensialisme JeanPaul Sartre 10(16), 496–505.
Hasan, A., & Muharroh, Z. (2024). Krisis Identitas Nasional Pada Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(6), 793–800. https://sejurnal.com/1/index.php/jimt/article/view/2980
Hukum, F., & Brawijaya, U. (n.d.). Pen d id ik an k arakter adala h s eb uah k eh ar u san. 1(1), 113–128.
Jumal Ahmad. (2018). Desain Penelitian Analisis Isi (Content Analysis). Jurnal Analisis Isi, 5(9), 1–20. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.12201.08804
KPK Sigap. (2024, Januari 15). Fenomena bunuh diri pelajar Kota Kupang meningkat. https://www.kpksigap.com/fenomena-bunuh-diri-pelajar-kota-kupang-meningkat/
Lues, E., & Nonci, N. (2022). Motif Sosial Tindakan Bunuh Diri ( Studi Terhadap Kasus Bunuh Diri Remaja Di Kabupaten Manggarai ). 2(2), 57–61.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhammad Ramadhan Nawawi Kurniawan, Hapyla Dharen, Safhira Rajibah, & Adha Syarief. (2023). Globalisasi?: Krisis Identitas Dan Bela Negara Pada Generasi Muda. Jurnal Arjuna?: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Matematika, 2(1), 221–230. https://doi.org/10.61132/arjuna.v2i1.494
Novanda, A. A., Arditi, N., Ananda, M. R., Muchammad, A., Hafidz, J., Pangan, T., & Timur, J. (2024). Strategi Mengatasi Krisis Identitas Dan Budaya Masyarakat Akibat Era Globalisasi. Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 3(10).
Quraysyi, M. N. I., Sukma, O., & Susilo, R. K. D. (2024). Dampak Globalisasi: Menelusuri Perubahan Moral dan Karakter dalam Masyarakat Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2 SE-Articles of Research), 28493–28494. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/17276
Reinandini, E., Fatimah, S., & Salim, E. (n.d.). ISLAM TENTANG PENCARIAN JATI DIRI. 1(3).
Routledge, C., Fiorito, T. A., & Routledge, C. (2021). Why Meaning in Life Matters for Societal Flourishing. 11(January), 2020–2022. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.601899
Siregar, A., Yanti, D. D., Sipayung, D. V., & Adani, M. I. (2024). PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP IDENTITAS BUDAYA LOKAL. 4142–4151.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nofita Asbanu, Iswanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


