Model Inkuiri Dalam Pengajaran Yesus Terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen
DOI:
https://doi.org/10.52960/m.v2i2.159Kata Kunci:
Kata Kunci: Perjalanan ke Emaus; Model Pembelajaran Inquiri; Guru Agama KristenAbstrak
Tujuan Penelitian ini mendeskripsikan Model Pembelajaran Inquiri. Model Pembalajaran Inquri adalah satu satu model yang menolong baik guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran ini juga yang digunakan Yesus ketika terjadi percakapan antara Yesus dan kedua murid-Nya dalam perjalanan dari Yerusalem ke Emaus. Pada awalnya kedua murid Tuhan Yesus tidak mengenal Yesus, mereka menganggap bahwa Ia adalah seorang asing, karena ada sesuatu yang menghalangi mata mereka. Model pembelajaran dalam pendekatan Inquri adalah menjelaskan secara paedagogis model pembelajaran Yesus yang membuat mereka mengenal-Nya. Model pembelajaran Yesus ini hendaknya menjadi suatu pelajaran bagi guru-guru agama Kristen ketika menceritakan Alkitab. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif sebab metode ini hendak menjelaskan fenomena atau kejadian-kejadian yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Guru-guru Agama Kristen adalah guru yang bertanggung jawab atas kehidupan iman anak. Merekalah yang bertanggung jawab menjelaskan dan membawa anak kepada Yesus. Sebagai seorang guru agama ia harus mempelajari dan memahami berbagai model pembelajaran terutama model pembelajaran inquiri, sebab dengan model pembelajaran inquiri terbimbing membantu baik guru maupun siswa. Membantu guru sebab ia berindak sebagai seorang mediator dan fasilitator, sedangkan siswa mencari dan menemukan jawaban. Guru agama harus memahami secara utuh bahwa ia sedang menjalankan suatu tugas yang mulia, sebab apa yang ia ajarkan adalah pendidikan yang berbasis iman Kristen dengan Alkitab sebagai fondasi. Pendidikan Kristen yang disampaikan merupakan kebutuhan orang percaya dalam rangka untuk bertumbuh mengenal Allah dengan baik atau pertmbuhan iman. Pendidikan agama di sekolah berdasarkan Alkitab, berpusat pada Yesus Kristus dan bergantung pada Roh Kudus yang membimbing setiap setiap siswa melalui pengajaran masa kini ke arah pengenalan akan Allah melalui Yesus Kristus
Referensi
Barizi Ahmat, 2016, Menjadi Guru ungul – Bgaimana menciptakan pembelajaran yang
Produktif dan Profesional,(Jogjakarta: AR-Ruzz Media)
Boekhlke Robert R, 20018, Sejarah Perkembangan Pikiran & Praktek Pendidikan Agama
Kristen - Dari Plato Sampai Ignatus Loyola, (Jakarta: BPK Gunung Mulia).
Boland B.J, 2017, Tafsiran Alkitab Injil Lukas, (Jakarta: BPK Gunung Mulia)
Budiyono Agus, 2016, Pengaruh Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing Terhadap
Keterampilan Proses Sains Siswa SMA, (Wacana Didaktik Jurnal Pemikiran Penelitian Pendidikan dan sain, Vol. 4. No. 2, Desember 2016)
Daud Ahmat, 2020, Strategi Guru Mengajar di Era Milineal, (Jurnal Al-Mutharahah, Vol. 17
No 1 Januari – Juni 2020)
Hakh Samuel Benyamin, 2008, Pemberitaan Tentang Yesus Menurut Injil-Injil Sinoptik,
(Bandung: Jurnal Info Media)
Iskandar, 2013, Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial, (Jakarta: referensi)
Ismail Andar , 2004, Selamat Paskah, (Jakarta: BPK Gunung Mulia)
Kadarmanto Ruth S, 2011, Tuntunlah Ke Jalan Yang benar – Panduang Mengajar Anak di
Jemaat, (Jakarta: BPK Gunung Mulia).
Kasfur Anwar Us dan Hendra Harmi, 2011, Perencanaan Sistem Pembelajaran Kurikulum
Tingkat satuan Pendidikan – KTSP, (Bandung: Alfabeta)
Nuhamara Diniel,2008 Pendidikan Agama Kristen Remaja, (Bandung: Jurnal Info Media)
Pazmino Robert W, 2016, Fondasi Pendidikan Kristen, (Jakarta: Sekolah Tinggi Teologi
Bandung kerja sama dengan BPK Gunung Mulia)
Rachmawati Tutik dan Daryanto, 2015, Teori Belajar dan Proses Pembelajaran yang Efektif,
(Yogyakarta: Grava Media)
Salim Peter dan Yenny Salim, 1991, Kamu Bahasa Indonesia Kontemporer, (Jakarta: Modern
English Press)
Setyawati Sulis, 2018, Mengenal Metode dan Model Pembelajaran pada Kurikulum 2013, 11 Nopember 2018. Jurnal.
Snoek I, Sejarah Suci, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001)
Sugiyono Paulus Bagus, 2018, Iman Kristiani Kepada Allah Yang satu, (Logos, Jurnal
Filsafat- Teologi, Vol. 15.No.1 Januari 2018).
Sunarko Andreas Sese, 2020, Implikasi Keteladanan Yesus Sebagai Pengajar Bagi Pendidikan
Kristen yang Efktif di Masa Kini, (Regula Fidei, Jurnal Pendidikan Agama Kristen, Volume 5, Nomor 2, September 2020)
Thomas H. Groome, Christian Religious Education, (Jakarta BPK Gunung Mulia,2015)
Tuyu Rifky Serva, 2014, Metode Mengajar Yesus Menurut Injil Markus, (Logon Zoes, Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya. Volume 4, No 1. Februari, 2021)
Uno Hamzah B, 2016, Model Pembelajaran – Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang
Kreatif dan Efektif, (Jakarta: Bumi Aksara)
Walean Jefrie, 2021, Penguatan Iman Yang Tawar melalui Narasi Kemesiasan Yesus dalam Lukas 24:13-49, ( EFATA: Jurnal Teologi dan Pelayanan. Volume 7. No. 2. Juni 2021)
Widayati Ani, 2004, Metode Mengajar Sebagai Strategi Dalam Mencapai Tujuan Belajar
Mengajar, (Jurnal Pendidikan Akutansi Indonesia, Vol. III No.1 – Tahun 2004)
William Barclay, 2015, Pemahaman Alkitab Setiap Hari Injil Lukas, (Jakarta: BPK GUnung
Mulia)
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Tomi Itje

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


