Konstruksi Sosial Masyarakat Desa Oelaba yang Beragama Kristen Terhadap Realitas Sosial Etnis Bajo (Manusia Perahu) yang Beragama Islam Dalam Perspektif Teori Konstruksi Sosial Peter L Berger

Authors

  • Daud Alfons Pandie Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Internasional
  • Liem Kok Han Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Internasional
  • Jeni Isak Lele Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.52960/m.v1i2.62

Keywords:

Social Interaction, Social Construction, Ethnicity, Bajo, Rote, Oelaba

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis konstruksi sosial Masyarakat Desa Oelaba terhadap realitas etnis Bajo di desa Oelaba Kabupaten Rote Ndao. Etnis Bajo sering disebut sebagai “manusia perahu” dan merupakan komunitas masyarakat yang hidup di atas perahu. Keberadaan etnis Bajo terdapat di berbagai tempat di wilayah Indonesia. Penelitian tentang eksistensi dan realitas kehidupan etnis Bajo telah banyak dilakukan, namun penelitian ini berbeda dari berbagai penelitian tersebut karena secara khusus akan membahas realitas sosial etnis Bajo yang ada di desa Oelaba yang telah dimulai sekitar tahun 1800-an sampai dengan saat ini, di mana etnis Bajo telah hidup dalam situasi keterbukaan sehingga telah terjadi berbagai realitas perubahan sosial. Untuk menjelaskan persoalan ini, maka teori konstruksi sosial Peter Le Berger dan Thomas Lukkman sebagai kerangka berpikir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan kosntruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan realitas etnis Bajo di desa Oelaba telah mempengaruhi konstruksi sosial masyarakat setempat. Interaksi sosial dengan etnis Rote yang beragama Kristen melalui perdagangan, pendidikan, perkawinan berpengaruh terhadap konstruksi sosial masyarakat (sistem kekerabatan, pola tempat tinggal, bahasa dan agama).

References

Berger, P. L. (2010). Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. LP3ES.

Manuaba, B. P. (2008). Memahami teori konstruksi sosial. Masyakarakat, Kebudayaan Dan Politik, 21(3), 221–230. http://journal.unair.ac.id/MKP@memahami-teori-konstruksi-sosial--article-2603-media-15-category-8.html

Puspitasari, D., & Liestyasari, I. (2016). Alternatif Pembiayaan Pendidikan Melalui Tradisi Tu’u Pendidikan (Studi Kasus di Desa Batutua, Rote Barat Daya, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur). SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant, 5(2). https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/sosant/article/view/8835

Rustan, Surya, B., & Nasution, M. A. (2018). Adaptasi dan Perubahan Sosial Kehidupan Suku Bajo (Studi Kasus Suku Bajo Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone). URSJ, 1(1), 31–37. https://journal.unibos.ac.id/ursj/article/download/60/38

Salim, A. (2002). Perubahan Sosial: Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia. Tiara Wacana.

Suyuti, N. (2011). Orang Bajo di Tengah Perubahan. Ombak.

Yuningsih, A. (2006). Implementasi Teori Konstruksi Sosial dalam Penelitian Public Relations. Mediator: Jurnal Komunikasi, 7(1), 59–70. https://doi.org/10.29313/MEDIATOR.V7I1.1215

Downloads

Published

2021-11-17

Issue

Section

Articles