Pendekatan Antropologi dalam Pengembangan Pendidikan Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.52960/m.v5i1.612Keywords:
Pendekatan Antropologi, Pengembangan Pendidikan, KontemporerAbstract
Pada dasarnya, pendidikan merupakan proses untuk memanusiakan individu, yang berarti bahwa tanpa pendidikan, seseorang tidak akan dapat menjadi manusia sejati. Oleh sebab itu, sektor pendidikan perlu mendapatkan perhatian lebih agar dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi, perkembangan peserta didik, serta kebutuhan mereka. Pendidikan memiliki beberapa landasan, salah satunya ialah landasan antropologi. Metode dalam artikel ini menggunakan studi pustaka, yaitu pengumpulan data melalui pemahaman dan pembelajaran teori-teori dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian. Tugas utama antropologi adalah mempelajari manusia untuk memungkinkan kita memahami diri kita sendiri melalui pemahaman tentang kebudayaan lain., oleh karena itu dalam antropologi bukan saja membahas tentang tubuh jasmani manusia tetapi relasi manusia dalam menjalani kehidupan sebagai makhluk sosial. Pada dasarnya, antropologi pendidikan harus menjadi kajian sistematik yang tidak hanya meneliti praktik pendidikan dalam perspektif budaya, tetapi juga mempertimbangkan asumsi-asumsi yang digunakan oleh antropolog terkait pendidikan. Selain itu, kajian ini juga mencerminkan asumsi-asumsi yang terdapat dalam praktik-praktik pendidikan itu sendiri. Dalam pembelajaran, pendekatan antropologi budaya digunakan sebagai sarana bagi siswa untuk mengolah hasil pengamatan mereka menjadi bentuk dan prinsip kreatif terkait alam. Pendekatan antropologi adalah metode dalam penelitian yang bertujuan untuk membangun interaksi dengan subjek yang diteliti.
References
Akmalia, R., Situmorang, M. S., Anggraini, A., Rafsanjani, A., Tanjung, A., & Hasibuan, E. E. (2023). Penerapan Pembelajaran Berbasis Budaya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Swasta Pahlawan Nasional. Jurnal Basicedu, 7(6), 3878–3885. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6373
Arliman, L. (2021). Kajian Naratif Antropologi Dan Pendidikan. Ensiklopedia Education Review, 2(1), 25–30. https://doi.org/10.33559/eer.v2i1.668
Edhie Rachmad, Y., Mellina Tobing, S., Johannes Johny Koynja, M., Rianto, M., Nina Yuliana, M., & Juliana Mangngi, Sp. (2022). Pengantar Antropologi. Pengantar Antropologi, 1–196.
Elia, R., Neviyarni, & Murni, I. (2023). Implikasi Antropologi Dalam Sistem Pendidikan Di Indonesia. Didaktik?: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 1715–1722. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.892
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fajarini, U. (2019). Antropologi Pendidikan. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
Huda, M. D. (2016). Pendekatan Antropologis dalam Studi Islam. Didaktika Religia, 4(2), 139–162. https://doi.org/10.30762/didaktika.v4.i2.p139-162.2016
Kevin Johanra Maulana. (2015). Analisis Yuridis Pendekatan Komparatif Dalam Antropologi Hukum Menurut Para Ahli. 6.
Mangun, J. R., Raya, M., Rw, R. T., & Gadung, K. P. (2025). Membangun Generasi Emas?: Peran Pendidikan Dalam Membentuk Masa Depan Bangsa Pendidikan Bisnis , Fakultas Ekonomi dan Bisnis , Universitas Negeri Jakarta Dicky Setyawan Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk me. 1, 1–9.
Noviani, Y., Rajab, R. M., & Hashifah, A. N. (2017). Pendidikan Humanistik Ki Hadjar Dewantara Dalam Konteks Pendidikan Kontemporer di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 20, 159–168.
Philosophy, E., Lensa, R., Jufni, M., Hadijaya, Y., Islam, U., & Sumatera, N. (2025). Alacrity?: Journal Of Education Community Engagement dalam Pendidikan Multikultural. 5(1), 288–301.
Potabuga, Y. F. (2020). Pendekatan Antropologi Dalam Studi Islam. Transformatif, 4(1), 19–30. https://doi.org/10.23971/tf.v4i1.1807
Ramadhani, V. (2016). Pengertian Antropologi Hukum Menurut Para Ahli Luar Dan Dalam Negeri. 4(1), 1–23.
Rhendica, R., & Wahyudi, W. (2023). Kajian Landasan Antropologis dalam Pendidikan dan Pembelajaran: Membangun Pengalaman Belajar yang Bermakna dan Berkesinambungan. Borneo Journal of Islamic Education, 3(2), 161–173.
Satria, R., Hanum, N. A., Shahbana, E. B., Supriyanto, A., & Ulfatin, N. (2020). Landasan Antropologi Pendidikan dan Implementasinya Dalam Pembangunan Indonesia. Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE), 2(1), 49. https://doi.org/10.29300/ijsse.v2i1.2718
Suhassatya, G. K. (2016). Kepunahan Bahasa Daerah Di Indonesia Dalam Perspektif Bahasa Sebagai Identitas Budaya. 4(2), 1–23.
Wahyuningsih, S. (2018). Jurnal Warta Edisi?: 60 April 2019 | ISSN?: 1829-7463 Universitas Dharmawangsa. Warta Edisi 60, April, 91–96.
Yogi Fernando, Popi Andriani, & Hidayani Syam. (2024). Pentingnya Motivasi Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. ALFIHRIS?: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(3), 61–68. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i3.843
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ivony Welchristin Adelis Oematan, Iswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


