Aktualisasi dan Paradigma Misi Gembala Sidang Terhadap Digital Misi
DOI:
https://doi.org/10.52960/m.v2i1.106Keywords:
Shepherd, pastoral role, church mission, digital mission, prosperity theologyAbstract
: Fenomena yang terjadi saat ini adalah gembala-gembala di gereja sudah lagi tidak bermisi melainkan berkompetisi bahkan lebih menitikberatkan pada teologi kemakmuran. Gembala harus mempunyai pemahaman yang benar tentang misi Gereja. Peran Gembala juga sangat penting dalam melaksanakan misi Gereja. Meski kondisi pertemuan tatap muka saat ini terbatas, misi tetap dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi media digital. Tujuan media digital adalah untuk membawa Injil dan nilai-nilai Kekristenan ke seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode literatur bersifat kualitatif, yang menekankan pada studi mendalam terhadap literatur-literatur seperti buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah untuk memperoleh dan mengumpulkan data. Metode deskriptif dipakai untuk memaparkan bagaimana seharusnya peran gembala dan bagaimana paradigma misi gembala yang benar terhadap digital misi. Kesimpulannya, apapun media yang digunakan dan disampaikan gembala harus memahami inti dari misi Gereja yaitu mewartakan bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat umat manusia. Sehingga peran gembala sangat penting dalam menjalankan misi. Di mana peran gembala antara lain mau berkorban dalam pelayanan memberitakan Firman Tuhan; mampu membimbing dan mengarahkan, mempunyai kepedulian terhadap jiwa-jiwa. Sedangkan karena perkembangan dunia saat ini mengarah ke dunia digital sebaiknya para gembala juga mau menyediakan waktu untuk belajar dan memanfaatkan media digital dengan bijak sehingga jangkauan untuk menyebarkan menjadi lebih luas.
References
Arifianto, Yonatan Alex, Sari Saptorini, and Kalis Stevanus. 2020. “Pentingnya Peran Media Sosial Dalam Pelaksanaan Misi Di Masa Pandemi Covid-19.” HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 5(2):86–104.
Arifianto, Yonatan Alex, and Kalis Stevanus. 2020. “Membangun Kerukunan Antarumat Beragama Dan Implikasinya Bagi Misi Kristen.” HUPERETES: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2(1):39–51. doi: 10.46817/huperetes.v2i1.44.
Artanto, Widi. 1997. Menjadi Gereja Misioner. Yogyakarta dan Jakarta: Penerbit Kanisius dan BPK Gunung Mulia.
Astuti, Puji. 2019. “Jabatan Gembala Diturunkan Kepada Anak: Megachurch Di Korsel Ini Digugat Oleh Sinodenya.” Jawaban.Com.
Berhitu, Reinhard Jeffray. 2014. “Peran Gembala Jemaat Terhadap Pengembangan Pelayanan Holistik Di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yegar Sahaduta Jayapura.” Jurnal Jaffray. doi: 10.25278/jj71.v12i2.19.
C.Oden, Thomas. 1983. Pastoral Theology. New York: Harper San Fransisco.
Camerling, Yosua Feliciano, Mershy Ch. Lauled, and Sarah Citra Eunike. 2020. “Gereja Bermisi Melalui Media Digital Di Era Revolusi Industri 4.0.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 2(1):1–22. doi: 10.35909/visiodei.v2i1.68.
Crider, Seth Masweli dan Donald. 2002. Gembala Sidang Dan Pelayanannya. Bandung: Kalam Hidup.
Faizal, Achmad. 2013. “Dugaan Korupsi Dana Gereja Rp 4,7 Triliun, Jemaat Saling Lapor.” Kompas.Com.
Harmadi, Mariani, and Adi Dharma Budiatman. 2021. “Pergeseran Perspektif Teologi Penggembalaan Dengan Layanan Virtual Pada Masa Pandemi Sekarang Dan Nanti.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3(2):137–49. doi: 10.38189/jtbh.v3i2.88.
Ichtus, POUK. 2014. “Bolehkah Pendeta Berprofesi Ganda Selain Menjadi Pendeta.” June.
J.Bosch, David. 2006. Transformasi Misi Kristen: Sejarah Teologi Misi Yang Mengubah Dan Berubah. Jakarta: Gunung Mulia.
Jong, Kees de. 2007. “Misiologi Dari Perspektif Teologi Kontekstual.” Gema Teologi 31(http://journal-ukdw.ac.id/index.php/gema/issue/view/5).
Kalis Stevanus. 2019. Panggilan Teragung: Pedoman Dan Metoda Praktis Untuk Memberitakan Kabar Baik Sampai Ke Ujung Bumi. Yogyakarta: Andi Offset.
Lukuhay, Alexander Stevanus. 2020. “ANALISIS TEOLOGIS MENGENAI BERIBADAH DI RUMAH DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA.” VISIO DEI: Jurnal Teologi Kristen 2.
Lumintang., Stevri Indra. n.d. Misiologia Kontemporer. Jakarta.
Matthew, Hendri. 2010. Tafsiran Injil Yohanes 1-11. Surabaya: Momentum.
Moh. Muslim. 2020. “MANAJEMEN STRESS PADA MASA PANDEMI COVID-19.” Jurnal Manajemen Bisnis.
Napitupulu, Ferry. 2011. “Uang Terima Kasih Dipatok Pendeta.” Kompasiana.Com, December.
Pardosi, Milton T. 2015. “Pengaruh Kualitas Kepemimpinan Dan Kerohanian Seorang Pendeta Dalam Meningkatkan Kualitas Kerohanian, Pelayanan Dan Jumlah Baptisan Di GMAHK Kota Palembang.” Koinonia Journal 7(1):37–58.
Ronda, Daniel. 2016. “Pemimpin Dan Media: Misi Pemimpin Membawa Injil Melalui Dunia Digital.” Jurnal Jaffray 14(2):189–98. doi: 10.25278/jj71.v14i2.210.
Rusli, Gideon, and Yonatan Alex Arifianto. 2021. “Tinjauan Teologis Peran Gembala Dalam Aktualisasi Misi Berdasarkan 2 Timotius 4: 1-2.” Sabda: Jurnal Teologi Kristen 2(1):299–316.
Sanders, J. Oswald. 2006. Kepemimpinan Rohani. bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Santo, Joseph Christ, and Dapot Tua Simanjuntak. 2019. “Pengaruh Keteladanan Hidup Gembala Sidang Terhadap Pertumbuhan Gereja.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta. doi: 10.47167/kharis.v2i1.23.
Stetzer, Ed. 2015. “3 Ways Social Media Benefits Church Leaders.” Charisma Leader, June.
Stevanus, Kalis, and Yunianto Yunianto. 2021. “Misi Gereja Dalam Realitas Sosial Indonesia Masa Kini.” HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 6(1):55–67. doi: 10.52104/harvester.v6i1.61.
Stott, John. 2014. Khotbah Di Bukit. Jawa Timur: Literatur Perkantas.
Sumiwi, Asih Rachmani Endang. 2020. “Gembala Sidang Yang Baik Menurut Yohanes 10:1-18.” HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 4(2):74–93. doi: 10.52104/harvester.v4i2.16.
Tafonao, Talizaro. 2019. “GEMBALA Sebagai Pengajar, Motivator, Dan Inspirator.” doi: 10.31220/osf.io/uscb5.
Tong, Stephen. 2009. Pelayan Yang Berkorban. Surabaya: Momentum.
Wagner, Peter. 2006. Manfaat Karunia Roh. Malang: Gandum Mas.
Zaluchu, Sonny Eli. 2020. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 4(1):28–38. doi: 10.46445/ejti.v4i1.167.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dewi Setyarini, Aji Suseno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


